Dephy1993's Blog

Just another WordPress.com weblog

Sosialisasi dan pembentukan kepribadian November 20, 2009

Filed under: pelajaran SMA — dephy1993 @ 6:57 am

TIGA TAHAP PERKEMBANGAN DIRI MANUSIA:

1. Play Stage:

Dalam tahap ini, seorang anak kecil mulai belajar mengambil peran orang-orang yang berada di sekitarnya.

2. Game Stage:

Pada tahap ini, seorang anak tidak hanya mengetahui peran yang harus dijalankannya, tetapi telah mengetahui peran yang dijalankan orang lain dengan siapa ia berinteraksi.

3. Generalized others:

Pada tahap ini, anak telah mampu mengambil peran-peran orang lian yang lebih luas, tidak sekedar orang-orang terdekatnya.

TUJUAN SOSIALISASI:

1. Membekali seseorang dengan keterampilan tertentu.

2. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif

3. Mengendalikan fungsi-fungsi organik melalui latihan mawas diri yang tepat.

4. Membiasakan diri berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang ada dimasyarakat.

FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN

1. Warisan Biologis (keturunan)

Menurut Paul B. Horton dan Chester L. Hunt, karakteristik fisik tertentu menjadi suatu faktor dalam perkembangan kepribadian sesuai dengan bagaimana ia didefinisikan dan diperlakukan dalam masyarakat dan oleh kelompok acuan seseorang.

2. Lingkungan Fisik (geografis)

Perbedaan perilaku kelompok terutama disebabkan oleh perbedaan iklim, topografi, dan sumber alam.

3. Kebudayaan

Keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial, baik berupa gagasan, aktivitas, dan hasil dari aktivitas manusia yang digunakan untuk memahami lingkungan dan pengalamannya, serta dijadikan pedoman hidup anggota masyarakat.

4. Pengalaman Kelompok

Masyarakat majemuk memiliki kelompok-kelompok dengan budaya dan standar atau ukuran moral yang berbeda-beda.

5. Pengalaman Unik

Menurut Paul B. Horton, pengalaman unik mengandung pengertian bahwa tidak seorang pun mengalami serangkaian pengalaman yang persis sama satu sama lainnya dan tidak seorang pun mempunyai latar belakang pengalaman yang sama.

BENTUK SOSIALISASI

Terbagi dalam dua bentuk, yakni sosialisasi primer dan sekunder. Light, Keller, dan Callhoun mengemukakan bahwa setelah seseorang mendapatkan sosialisasi dini yang dinamakannya sosialisasi primer, maka selanjutnya ia akan mendapatkan sosialisasi sekunder.

1. Sosialisasi Primer:

Sosialisasi pada tahap-tahap awal kehidupan seseorang sebagai manusia.

2. Sosialisasi Sekunder:

Proses berikutnya yang memperkenalkan individu ke dalam lingkungan di luar keluarganya, seperti sekolah, lingkungan bermain, dan lingkungan kerja.

TIPE SOSIALISASI

Setiap kelompok masyarakat mempunyai standar dan nilai yang berbeda, tentunya di tempat-tempat tertentu. Perbedaan standar dan nilai pun tidak terlepas dari tipe sosialisasi yang terbagi atas dua, yaitu:

1. Formal:

Sosialisasi tipe ini terjadi melalui lembaga-lembaga yang berwenang menurut ketentuan yang berlaku dalam negara, seperti pendidikan di sekolah dan pendidikan militer.

2. Informal:

Sosialisasi tipe ini terdapat di masyarakat atau dalam pergaulan yang bersifat kekeluargaan, seperti antara teman, sahabat, sesama anggota klub, dan kelompok-kelompok sosial yang ada di dalam masyarakat.

About these ads
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.